DEPOK – Polres Depok mengerahkan 150 personel untuk mengamankan pelaksanaan SEA Games 2011. Dua cabang olahraga yang dipertandingkan di Depok antara lain berkuda di pacuan kuda Arthayasa di Kecamatan Limo, dan anggar di Balairung Universitas Indonesia (UI) Depok, Kecamatan Beji.
Selain itu, Polresta Depok juga berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya. Ditambah lagi personie dari Dinas Perhubungan (50 orang) untuk pengamanan jalur lalu lintas, Satuan Polisi Pamong Praja (50 orang), Kodim 0508 Depok (25 orang) serta Kodam Jaya (1.000 orang). Pengamanan dilakukan selama 20 hari.
“Dalam rangka pengamanan Sea Games 2011 kami melakukan Operasi Aman Among Raga 2011 sejak 9-27 Novemer 2011. Sejumlah objek vital yang telah ditentukan sebagai lokasi pelaksanaan akan dijaga oleh petugas gabungan,” kata Kapolresta Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni kepada wartawan, Rabu (02/11/11).
Diantaranya pengamanan penginapan atlet yakni Sakinah Village, Wisma Makara UI dan Arthayasa Guest House. Setiap titik pengamanan dijaga oleh 34 personel gabungan Polresta Depok dan Polda Metro Jaya dengan seorang pimpinan yang bertanggungjawab. Mulyadi merinci, personel dari Polda sebanyak 26 orang dan delapan orang dari Polresta Depok serta foraider untuk mengawal atlet.
“Sistem pengamanan tentu sudah sesuai dengan prosedur. Besok kami akan melakukan pemantauan jalan sebelum pelaksanaan SEA Games, tentu semua atlet dari tempat penginapan akan dikawal foraider, akan kita bikin mereka lancar jalannya, dibuat lancar sampai di lokasi ontime, sudah kerjasama dengan lantas kita,” ujar Mulyadi.
Kabag Ops Polresta Depok Kompol Suratno menambahkan, pemantauan jalan dilakukan lantaran adanya keluhan mengenai kerusakan jalan menuju venue berkuda.
Dikatakan dia, selain jalan rusak, minimnya marka jalan juga menjadi kendala. Untuk itu pihaknya meminta agar dinas terkait segera merespon keluhan tersebut. “Termasuk penambahan rambu jalan serta perbaikan jalan rusak yang banyak dikeluhkan,” ujar Suratno.
Rabu, 02 November 2011
Inilah Perasaan Riedl Kembali ke Indonesia
JAKARTA - Alfred Riedl kembali ke Indonesia, namun kali ini statusnya bukan sebagai pelatih Indonesia, melainkan Direktur Teknik Timnas Laos.
Ditanya oleh wartawan bagaimana perasaannya kembali ke Indonesia. Pelatih asal Austria ini pun mengaku gembira kembali ke negara yang pernah dilatihnya ini.
"Saya gembira kembali ke Indonesia. Saya kenal banyak suporter di sini," ungkap Riedl kepada wartawan seusai menemani Timnas Laos latihan di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu (2/11/2011) petang.
Mengenai kekuatan Timnas U-23 Indonesia sendiri, Riedl mengaku mengetahui 90 persen pemain Indonesia yang saat ini mewakili Tim Merah Putih di ajang SEA Games 2011.
"Indonesia tim unggulan di SEA Games kali ini. Indonesia punya peluang merebut medali emas. Tapi, Laos punya banyak pemain muda dan talenta," paparnya.
Riedl yang menemani Timnas Laos mencoba lapangan GBK kurang lebih 60 menit juga mengatakan, akan menarik jika Indonesia bertemu Laos di babak empat besar karena dirinya akan kembali bertemu pemain-pemain Indonesia.
"Jika bertemu Indonesia? Kita tidak berada dalam satu grup, tapi semoga kita bisa bertemu di semifinal," tandasnya.
Ditanya oleh wartawan bagaimana perasaannya kembali ke Indonesia. Pelatih asal Austria ini pun mengaku gembira kembali ke negara yang pernah dilatihnya ini.
"Saya gembira kembali ke Indonesia. Saya kenal banyak suporter di sini," ungkap Riedl kepada wartawan seusai menemani Timnas Laos latihan di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu (2/11/2011) petang.
Mengenai kekuatan Timnas U-23 Indonesia sendiri, Riedl mengaku mengetahui 90 persen pemain Indonesia yang saat ini mewakili Tim Merah Putih di ajang SEA Games 2011.
"Indonesia tim unggulan di SEA Games kali ini. Indonesia punya peluang merebut medali emas. Tapi, Laos punya banyak pemain muda dan talenta," paparnya.
Riedl yang menemani Timnas Laos mencoba lapangan GBK kurang lebih 60 menit juga mengatakan, akan menarik jika Indonesia bertemu Laos di babak empat besar karena dirinya akan kembali bertemu pemain-pemain Indonesia.
"Jika bertemu Indonesia? Kita tidak berada dalam satu grup, tapi semoga kita bisa bertemu di semifinal," tandasnya.
Langganan:
Postingan (Atom)