.









My Blog

Selamat Datang Di Ghofur's Blog

Kamis, 29 Desember 2011

Mengapa Cincin Kawin Ditaruh di Jari Manis?


Selama ini yang kita tahu adalah bahwa kalo orang menikah terus pada tuker cincin, cincin ditempatkan di jari manis. Kenapa bisa begitu? Falsafah cina kuno berikut ini menjelaskan fenomena tersebut. Ikuti langkah berikut ini.

  1. Pertama, tunjukkan telapak tangan anda, jari tengah ditekuk ke dalam
  2. Kemudian, 4 jari yang lain pertemukan ujungnya.
  3. Permainan dimulai, lima (5) pasang jari tetapi hanya 1 pasang yang tidak terpisahkan…
  4. Cobalah membuka ibu jari anda, ibu jari menwakili orang tua, ibu jari bisa dibuka karena semua manusia mengalami sakit dan mati. Dengan demikian orang tua kita akan meninggalkan kita suatu hari nanti.
  5. Tutup kembali ibu jari anda, kemudian buka jari telunjuk anda, jari telunjuk mewakili kakak dan adik anda, mereke memiliki keluarga sendiri, sehingga mereka juga akan meninggalkan kita.
  6. Terus tutup kembali jari telunjuk anda, buka jari kelingking, yang mewakili anak-anak. cepat atau lambat anak-anak juga akan meninggalkan kita.
  7. Selanjutnya, tutup jari kelingking anda, bukalah jari manis anda tempat dimana kita menaruh cincin perkawinan anda, anda akan heran karena jari tersebut tidak akan bisa dibuka. Karena jari manis mewakili suami dan istri, selama hidup anda dan pasangan anda akan terus melekat satu sama lain.
Ini kebetulan gak sih? Ah, itu gak penting, yang paling penting saat kita udah dapat pasangan, suami, istri, ya … setialah. mencintai dengan sepenuh hati.

RAMALAN ZODIAK MINGGUAN ( 26 Desember 2011 – 01 Januari 2012)

Ramalan Bintang Capricorn

Pendiam, Rajin dan Ambisius, Materialis, Gengsi Tinggi, Suka Memerintah, Sukamemperalat Orang Lain.

Mencari kepuasan memang tak ada habisnya. Diberi sedikit, minta yang lebih. Begitu juga sebaliknya. Diberi banyak, masih saja merasa kurang. Seharusnya syukuri saja apa yang selama ini diterima. Toh, Anda tak bisa mendapatkan semuanya.
Pekerjaan: Dibutakan keinginan.
Keuangan: Maksimal.
Asmara: Kurang terbuka.

Pasangan Serasi : Cancer, Taurus, Virgo, Scorpio, Pisces

Pasangan Tidak Serasi : Gemini, Leo, Sagitarius, Aquarius 

Hari Keberuntungan : Sabtu



Ramalan Bintang Sagitarius

Berjiwa Petualang, Pandai, Suka Kebebasan, Mandiri, Pandai Berdiplomasi, Berpandangan Luas
Jangan mudah menyerah dengan keadaan saat ini. Meski Anda didera utang yang cukup parah, masih ada jalan lain mencari rezeki. Salah satunya mencoba membuka peluang bisnis yang menjanjikan. Hati-hati, cek dulu sebelum terjun.

Pekerjaan:Butuh variasi.
Keuangan: Kritis.
Asmara:Pakai logika.
Pasangan Serasi : Aries, Leo, Libra, Aquarius
Pasangan Tidak Serasi : Taurus, Cancer, Scorpio, Capricorn
Hari Keberuntungan :kamis

Ramalan Bintang Scorpio
Panjang Akal, Pendiam, Pendendam, Gigih, Tekun
Kerinduan akan suasana alam yang asri dan tenang melanda Anda beberapa hari ini. Pulang kampung bisa menjadi salah satu pilihan paling tepat. Di sana Anda bisa mengeluarkan segala keresahan tanpa harus peduli pendapat orang yang kadang terasa menyakitkan.
Pekerjaan:  Butuh jeda.
Keuangan:  Cukup.
Asmara:Perhatikan suami.
Pasangan Serasi : Cancer, Virgo, Capricorn, Pisces
Pasangan Tidak Serasi : Aries, Gemini, Libra, Sagitarius
Hari Keberuntungan : jumat

Ramalan Bintang Libra
Penuh Keraguan, Bimbang, Adil Pandai Bermuka Dua, Memiliki Naluri Yang Kuat, Mempesona
Bagaimana memilih jalan hidup seharusnya ditentukan diri sendiri. Meski kadang Anda tidak mempunyai banyak waktu berpikir, luangkan sedikit waktu dan ikuti hati nurani. Jika sudah memilih, melangkahlah dengan mantap meski ganjalan muncul di tengah perjalanan.

Pekerjaan:Di persimpangan.
Keuangan:Bebas gangguan.
Asmara: Cinta sejati.
Pasangan Tidak Serasi : Taurus, Virgo, Scorpio, Pisces
Hari Keberuntungan :minggu

Ramalan Bintang Leo
Suka Memimpin, Dermawan Dan Murah Hati, Penuh Gaya, Aristokratik, Congkak, Percaya Diri Tinggi
Anda gelisah sebab masa lalu mengusik ketenangan hidup. Mungkin sudah waktunya Anda menerima bahwa setiap cerita mempunyai versi lain. Memang tidak mudah menerima bahwa kebenaran yang Anda yakini ternyata memiliki kelemahan.
Pekerjaan:   Gundah.
Keuangan:Lebih parah.
Asmara:Dengarkan dulu, baru bicara.
Pasangan Serasi : Aries, Gemini, Libra, Sagitarius
Pasangan Tidak Serasi : Cancer, Virgo, Capricorn, Pisces
Hari Keberuntungan :  Rabu 

Ramalan Bintang Cancer

Suasana Hati Tidak Menentu, Sentimentil, Setia, Penuh Perhatian, Sulit Memaafkan, Memiliki Daya Ingat Yang Kuat
Akhir tahun ini Anda dibelit masalah pelik. Berhubung Anda terlalu keras kepala, akhirnya tak ada kata sepakat dengan pasangan. Ditambah lingkungan sekitar ikut membela pasangan, bukan memihak Anda. Ayo, kendurkan syaraf Anda.
Pekerjaan: Santai, dong.
Keuangan:  Rezeki besar.
Asmara: Butuh perhatian.
Pasangan Serasi : Capricorn
Pasangan Tidak Serasi : Gemini, Leo, Sagitarius, Aquarius
Hari Keberuntungan :Sabtu

Ramalan Bintang Gemini

Lincah, Pandai berbicara, Tidak Stabil, Mudah Berubah-Ubah, Mudah Gugup, Sangat Peka
Persiapan sudah dilakukan sedemikian rupa tinggal menunggu harinya.Kegagalan hanya sebuah kemungkinan kecil karena Anda perencana ulung. Jadi, tidak perlu cemas atau khawatir. Justru kesehatan Anda yang perlu dipikirkan.
Pekerjaan:  Detik-detik menegangkan.
Keuangan: Bukan rezeki.
Asmara: Tersanjung.
Pasangan Serasi : Aries, Leo, Libra, Aquarius
Pasangan Tidak Serasi : Taurus, Cancer, Scorpio, Capricorn
Hari Keberuntungan :kamis

 

Ramalan Bintang Taurus


Keras Kepala, Materialistis, Pasif, Ramah & Sabar, Praktis dan Setia, Memiliki Jiwa Toleransi
Ada hadiah besar yang akan diterima minggu ini. Meski tidak sesuai keinginan, tapi Si Pemberi Kejutan patut diacungi jempol. Yang paling penting di balik kejutan itu, ada pesan tertentu yang ingin disampaikan ke Anda.
Pekerjaan:Mengejar waktu.
Keuangan:  Rezeki tak terduga.
Asmara:Harus memahami.
Pasangan Serasi : Cancer, Virgo, Capricorn, Pisces
Pasangan Tidak Serasi : Aries, Gemini, Libra, Sagitarius
Hari Keberuntungan : Rabu



Ramalan Bintang Aries

Agresif, Energik, Impulsif, Berjiwa Pemimpin, Tidak Sabaran, Egois, Cepat Emosi
Capai memikirkan masalah tiap kali Anda melihat pasangan? Tak usah bingung atau terlalu dipikirkan terlalu mendalam. Masalah itu akan terulang lagi dan terjadi pada semua pasangan lain. Terima saja dengan lapang dada.
Pekerjaan:  Bosan.
Keuangan:Lebih dari cukup.
Asmara:Kompromi.
Pasangan Serasi : Gemini, Leo, Aquarius, Sagitarius
Pasangan Tidak Serasi : Taurus, Virgo, Scorpio, Pisces
Hari Keberuntungan : Sabtu


Ramalan Bintang Pisces

Memiliki Sisi Manusiawi Yang Besar, Penuh Cinta, Praktis, Suka Mengkhayal
Saatnya mencari waktu senggangbersama keluarga. Cocokkan liburan anak-anak dengan pasangan. Jangan pikirkan pekerjaan melulu, saatnya Anda memberikan waktu buat diri sendiri sekaligus menyegarkan pikiran.
Pekerjaan:   Atur cuti.
Keuangan: Pengeluaran mendadak.
Asmara: Balik lagi.
Pasangan Serasi : Taurus, Cancer, Scorpio, Capricorn
Pasangan Tidak Serasi : Aries, Leo, Libra, Aquarius
Hari Keberuntungan : selasa
 

Ramalan Bintang Aquarius


Tenang, Obyektif (Tidak Memihak), Jenius, Penuh Ide, Cepat Mengerti
Beranikah Anda mencoba sehari saja untuk tidak mengeluh? Percayalah, Anda akan melihat betapa indahnya hidup ini. Jadi hadapilah semua masalah dengan tegar. Jangan merasa paling menderita di dunia. Banyak, kok, orang lain yang kehidupannya lebih sulit.
Pekerjaan:  Pikiran negatif.
Keuangan:Butuh pengorbanan.
Asmara:  Ada kesempatan.
Pasangan Serasi : Aries, Gemini, Libra, Sagitarius
Pasangan Tidak Serasi : Cancer, Virgo, Capricorn, Pisces
Hari Keberuntungan : minggu

 

Ramalan Bintang Virgo

Praktis, Analistis, Kritis, Berkepala Dingin Dan Logis, Rajin, Sederhana
Kenapa Anda begitu enggan mengobrol dengan tetangga di rumah? Membagi ilmu dengan orang lain tak ada salahnya, lho. Meski Anda belum yakin dengan ketulusannya, orang tersebut berniat baik.
Pekerjaan:   Ragu-ragu.
Keuangan:Untung sedikit.
Asmara:Pura-pura.
Pasangan Tidak Serasi : Aries, Leo, Libra, Aquarius
Hari Keberuntungan : kamis
sumber : tabloidnova

BIDADARI TAJIR part1


Aih, teriaknya jadi cewek tajir. Hm, apalagi kalo disuruh ngabisin uang seratus juta dalam sehari! Mau beli barang semahal apa pun nggak usah mikir-mikir dulu. Tapi buat Risma, jadi tajir bukan berarti harus gila belanja. Apalagi kalo dia ingat masa-masa susahnya, nyalain HP aja nggak bisa! Ya, royal sedikit sama sohibnya Voni, Ine, dan Tiwi sih, nggak pa-pa. Asal, nggak keterusan!

Ngomong-ngomong, apa hubungannya semua itu dengan kematian Tante Ester? Siapa pula Ridhan dan Sandra? Mendingan, baca aja sendiri petualangan seru para Bidadari Tapr ini, yuk! Buat kamu-kamu yang sul nge-gankjWinya masalah s; gaya gauioi sekolah, dan pe punya girl power, mendingan! buku ini. Yakin deh, nggak-a nyesel! Katakan saja dengan cinta .

BIDADARI TAJIR Penulis: Benny Rhamdani
Ilustrator: Sinta Sari
Penyunting naskah: Wiwien Widyawanti
Penyunting ilustrasi: Andi Y. A. dan Iwan Y.

 Akhirnya, novel remaja pertama gue jadi juga. Ya, walaupun nggak panjang-panjang amat, novel ini udah bisa memecahkan ketakutan gue menulis novel. Selama ini yang bisa gue buat cuma cerpen-kecuali novel anak-anak kali, yeee .... Sekalian deh, sori banget buat Mbak Asma Nadia karena belum bisa nepatin janji. Nanti novel yang kedua aja, ya, mungkin lebih bagus! Trus, buat Deloners di mana aja berada. Salam kompak selalu, ya! Jangan lupa borong novel gue! Lalu, buat rekan-rekan penulis Penerbit CINTA, jangan lupa posting dong, di milis! Nggak lupa buat Wiwien sama SRK dan Micky AFI-nya: makasih ya, udah ngeditin novel gue, juga buat Meidy. E n nggak ketinggalan, buat Sinta yang ngasih ilustrasi cover. Terakhir, salam cinta buat Titin Martini dan Akhtar Aryanshah. « Empat Bidadari "JANGAN lupa, ya!"

"Oke. Asal traktirannya nggak lupa juga." "Siiip ...I" "Emang, syuting sinetron apa lagi, sih?" "Masih judul yang sama. Nambah enam episode lagi." "Lho, tokoh yang kamu maenin bukannya udah dimatiin?" "Ah ... kayak yang nggak tau sinetron kita aja. Gampang. Tinggal dihidupin lagi, jadi hantu atau bidadari." "Hahaha ...I"

DI seberang Risma, berdiri sebuah rumah besar dengan gaya modern. Rumah tersebut dibangun sekitar lima tahun lalu. Sebelumnya, Risma sering bermain di atas tanah lapangan itu bersama teman-teman kecilnya. Kayak apa rasanya tinggal di rumah segede itu, ya? Risma ngebayangin rumah yang ditinggalinya. Rumah peninggalan ayahnya yang meninggal tiga bulan lalu karena ginjal.

Dibandingin rumah di sekitar gangnya, memang nggak kecil-kecil banget, sih. Perabotan di dalamnya juga lengkap. Tapi, kalo dibandingin rumah di depannya sekarang .... Duh, kenapa jadi sirik gini, sih? Bukannya bersyukur! Masih banyak orang yang nggak punya tempat tinggal, kan? Bahkan, mereka berdesak desakan di kolong jembatan! "Masuk aja, Mbak Risma," seorang pria tanggung membuka pintu gerbang setinggi dua meter. Risma mengangguk pada Safrudin. Dia bukan pertama kali melewati pintu gerbang itu. Sudah dua tahun ini, Bu Lastri-ibu Risma-jadi penjahit pribadi Tante Ester. "Duduklah sebentar.

Jahitannya simpan aja di meja. Ini uangnya," Tante Ester langsung menyambut Risma. Perempuan berdarah Indo-Belanda itu duduk di atas kursi malasnya. Dari fisik dan kecantikannya, orang pasti mengira Tante Ester baru berumur lima puluh tahunan. Padahal, Tante Ester mengaku kalo umurnya sudah menginjak lebih dari delapan puluh tahun! Hm, bukan cuma Titiek Puspa lho, yang bisa kelihatan awet muda di usia senja.

"Mau temani Tante sarapan?"
"Saya mesti buru-buru ke sekolah, Tante. Lain kali saja."
"Ah, iya. Tapi, duduklah sebentar. Tante ingin tanya beberapa hal."
Risma mengerutkan kening. Muka Tante Ester memang datar, tapi Risma yakin ini bukan masalah enteng.
"Bagaimana keadaan keluargamu setelah ayahmu meninggal?"
Risma termangu. Dia nggak mungkin mengatakan segalanya baik-baik aja. Bagaimanapun, kehilangan tulang punggung keluarga berpengaruh pada kehidupan keluarganya. Meskipun ada uang pesangon dari perusahaan ayahnya, jumlahnya itu nggak seberapa. Dan, bisa habis dalam hitungan bulan! Mungkin, kalo ibunya nggak punya keahlian menjahit, Risma dan adik-adiknya harus berhenti sekolah.

"Gimana   kalo   Tante   menawarkan   pekerjaan untukmu?"
"Kerja?"
"Ya, di sini. Sebagai perawat Tante. Kamu bisa kerja selepas sekolah."
"Lho, bukannya ada Mbak Tantri?"
"Tante pecat kemaren. Rupanya, dia suka ngutil barang-barang di rumah ini."

Risma terbelalak. Siapa pun yang tinggal di rumah ini, pasti akan punya pikiran mengutil. Lihat aja sekeliling ruang tamu; aneka perabot antik dari kayu jati, ditambah seabrek barang hiasan mulai yang   mini   sampai   yang   besar.   Segala   barang elektronik juga ada.

"Pikirkan baik-baik. Tante memilihmu karena Tante mengenalmu, Ris."
"Boleh tanya ibu dulu?"
"Ya, sebaiknya memang begitu. Ah, Tante sudah mengambil waktumu cukup banyak. Berangkatlah sekolah, nanti kamu terlambat. Kabari Tante secepatnya, ya!"

Risma pamit sambil menundukkan kepala. Kini, di kepalanya, Risma terus memikirkan tawaran Tante Ester tadi.
"... Tante mengenalmu, Ris ...."
Hmmm     gimana bisa?
Risma baru ketemu Tante Ester enam kali. Itu pun hanya sekitar lima menit. Mungkin, tadi insting Tante Ester yang bicara, seperti saat beliau memutuskan memilih ibunya menjadi penjahit pribadi Tante Ester.

Lalu, bekerja sepulang sekolah?
Kalo ada ayahnya, pasti dia nggak diizinin. Risma pernah ngungkapin keinginannya bekerja sambil sekolah. Kebetulan, ada yang mengajaknya jadi guru les anak SD. Tapi, ayah Risma melarang. Menurut ayahnya, memenuhi nafkah keluarga adalah tanggung jawab orangtua. Anak-anak cukup sekolah dan mengaji!

Namun, Pak Firman sudah tiada. Walaupun baru tiga bulan, kehidupan di rumah mulai berubah.
Uh, ngapain aku jadi sedih gini ya, pagi-pagi?! Risma menepis kenangan suram itu.

"SI Faisal itu brengsek banget!"
Risma, Tiwi, dan Ine langsung terkejut mendengar suara menggelegar Kikan.

"Sebulan lalu, playboy cap kadal itu mendekati Izza. Lalu dalam tempo dua minggu, dia berhasil membujuk Izza jadi pacarnya. Sampai-sampai, Izza diomongin teman-teman di Rohis. Masa pakai jilbab pacaran? Akhirnya, Izza buka jilbabnya demi Faisal. Dan, kemarin ... Faisal memutuskan hubungannya dengan Izza, terus menggaet anak baru di kelas satu," Kikan terus nyerocos seperti presenter tayangan gosip di teve.

"Salah Izza juga. Lagian, mau-maunya diajak pacaran sama Faisal yang reputasinya udah jelek," komentar Tiwi yang kenal betul sosok Izza. Dulu pun, Izza pake Jilbab karena ingin mendekati Kodrat, anak Rohis.

Risma dan Ine nggak mau menanggapi. Bisa bisa, waktu istirahat mereka dihabisin buat ngegosip. Padahal, mereka lagi asyik menikmati mi ayam Bu Roso. Rugi banget dan nggak penting, pikir Risma.

"Elo kok, diem aja, Ris? Sebagai cewek yang pake jilbab juga, mestinya ikut marah, dong!" usik Kikan dengan mulut monyong

mirip ikan mujaer ke luar kolam.
"Nggak, ah! Nanti, dikira aku naksir Faisal kalo ikut campur urusan mereka," timpal Risma sambil tetep mengaduk-aduk mi di mangkuk.
Jawaban yang menohok Kikan. Ya, selama ini, mereka tau kalo diam-diam Kikan naksir Faisal. Semua gerak-gerik Faisal selalu diikuti Kikan.
"Ceritanya nyindir gue, nih?" tanya Kikan.
"Nggak. Aku nggak bermaksud nyindir kamu, kok!
" Tiwi dan Ine tertawa.
Kikan melengos kesal. Lalu, dia nyari meja lainnya yang tertarik ngegosipin Faisal. Mungkin, kepalanya bisa langsung ketombean kalo nggak nyebarin gosip terhangat setiap pagi.
"Dasar biang gosip!" umpat Tiwi.
"Sebenarnya, aku kasihan juga sama Izza," timpal Risma. "Dari kemaren, dia seperti minder. Nggak mau ke luar kelas. Dan, kayaknya dia malu kalo ketemu aku atau teman-teman lain yang pake jilbab.
" Tiwi mencibir. "Aku pernah nasihatin Izza, tapi dia kepala batu. Mestinya, dia siap dengan risikonya sekarang ini," katanya tegas.
Begitulah Tiwi-dengan tinggi badan 165 senti, berkacamata, rambut sebahu-yang tegas. Di kelompok itu, Tiwi bisa dibilang sebagai pemimpin. Otaknya lumayan encer. Satu-satunya yang dibenci adalah cowok. Hah?! Cewek kok, anticowok?! Jangan-jangan ... ssst! Nggak, kok. Mungkin, Tiwi jadi begitu karena waktu kecil, ayahnya menelantarkan ibunya.

Di samping Tiwi, ada Ine yang super pendiam. Jarang   ngomong   kalo   nggak   ditanya.   Bahkan,
banyak yang mengira Ine adalah patung boneka. Dia-dengan tinggi badan 160 senti, berambut lurus panjang, dagu khas putri keraton-baru bergabung ketika naik ke kelas dua, gara-gara wali kelas mereka menyuruh Tiwi duduk sebangku dengan Ine. Sebenarnya, penyebab Ine diam mudah ditebak. Logat bicaranya masih dialek Jawa medok. Maklum, Ine memang berdarah keraton Yogya. Lantaran pernah disorakin teman sekelasnya ketika bicara di depan kelas, dia kapok banyak ngomong lagi.

Masih ada Voni, teman sebangku Risma. Hari ini, dia-dengan tinggi badan 170 senti, tampang Indo, model rambut gonta-ganti potongan dan warna-nggak masuk karena katanya ada jadwal syuting mendadak di pagi hari. Tentu aja, kabar yang sampai ke wali kelas bukan itu. Tapi ... kabar Voni mendadak demam!

"Eh, tuh si Dodo nyamperin ke sini!" tunjuk Tiwi sambil menggeser duduknya.

Cowok yang dipanggil Dodo itu aslinya bernama Didi Rahadi. Cuma, karena bentuk tubuhnya menyerupai huruf "O", orang lebih suka memanggilnya Dodo. Fakta sebenarnya, dia nggak gemuk-gemuk amat, sih. Terutama, kalo berada di kumpulan atlet sumo Jepang!

"Udah sehat, Do?" sapa Risma.
"Lumayan. Ternyata, kemaren tuh cuma gejala typhus," timpal Dodo sambil duduk di samping Tiwi. Bangku yang didudukinya langsung menjerit mengeluarkan bunyi "kriek". "Lumayan, deh, jadi turun dua ons nih, badan."
"Bagus kalo memang udah sehat. Nanti sore ada pendaftaran personel Club Eighties di Senayan, tuh," sela Tiwi.

"Lho, apa hubungannya? Gue kan, nggak bisa main band."

"Bukan  Club Eighties  yang  grup band    itu. Maksudnya, kelompok ini khusus orang-orang yang beratnya sekitar delapan puluh kilo alias eighties kilo," sahut Tiwi sambil terkekeh.
Dodo bukannya marah, malah ikut tertawa. "Gue udah lewat, nih. Udah sembilan puluh kilo lebih, tau!"

Tawa mereka kian meledak.
"Ngomong-ngomong, Sabtu nanti, Voni jadi traktir nonton sama makan-makan nggak, sih?" tanya Dodo mengingatkan janji si Bintang Sinetron itu. Seperti biasa, kalo sehabis menandatangani kontrak apa pun, Voni selalu nraktir di akhir pekan. Itung-itung ngebales kebaikan mereka buat minjemin catatan pelajaran kalo dia bolos.
"Yang aku tau sih, jadi. Kemarin, dia malah yang ngingetin kita. Begitu kan, Ris?" sahut Tiwi.

Risma mengangguk. "Tapi, katanya nggak jadi di Blok M. Nggak seru kalo kita lagi asyik ngumpul, tau-tau ada penggemar Voni yang ngajak foto bareng. Mungkin, di Mal Pondok Indah atau Plaza Senayan. Di sana, artis belanja kan, udah nggak aneh," tambah Risma.
"Kamu ikut, Ne?"
Ine mengangguk ke arah Tiwi.
"Dandan yang rapi dan nggak usah ngomong. Nanti, kita semua dikira inang-inangnya," celetuk Dodo.

Semua kembali tertawa, termasuk Ine. Dia nggak pernah sakit hati kalo diledek gaya medoknya oleh sahabat-sahabatnya. Tapi, kalo sama orang lain ....
VONI tergelak lebar. Matanya kemudian menatap nanar. Tangannya yang tadi mengacak-acak rambut segera menggenggam pisau di dekatnya.
"Aku akan membunuhmu! Tunggu saja!" teriak Voni. Sepi.
"Cut! Bagus, Voni. Kita break satu jam." Sutradara muda berwajah tampan itu menghampiri Voni.
Voni berusaha meredam hatinya yang berdebar. Setiap sosok tegap itu mendekat, perasaannya selalu nggak keruan.

"Mau makan siang bareng?" tanya Dimas, sang sutradara.
"Ng ...terima kasih, Bang. Voni janji makan bareng mama. Maaf, permisi." Voni buru-buru ninggalin Dimas sembari jalan hati-hati agar nggak tersangkut kabel yang berseliweran.
Di ruang rias, Bu Malika langsung menyambutnya dan membantu Voni menghapus riasan yang membuatnya tampak seperti orang stres.
"Ma, tadi Bang Dimas ngajak makan siang, tapi Voni nolak," lapor Voni.
"Kenapa nggak diterima aja? Dia itu sutradara, lho!"
"Voni nggak enak aja. Tadi, ada beberapa wartawan yang ngeliat syuting. Kalo ketahuan Voni dekat sama Bang Dimas, pasti jadi bahan gosip mereka."
"Lho, apa salahnya? Makin sering digosipin, kamu makin cepat populer!"
"Ma, Voni pengin jadi aktris, bukan selebritis!" Bu Malika mendengus pelan.
"Ngomong-ngomong, Sabtu sore Voni break, kan?" tanya Voni

Coming soon.............................

Rabu, 28 Desember 2011

Keterlaluan, 432 Petugas Upacara SEA Games Belum Dibayar

PALEMBANG - Sebanyak 432 orang yang bertugas untuk Upacara Penghomatan Pemenang (UPP) SEA Games XXVI November 2011 lalu di Palembang belum dibayar INASOC selaku penyelenggara event tersebut.

Para petugas UPP kembali mendatangi kantor KONI Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menanyakan kejelasan pembayaran honor. Sebelumnya para tenaga UPP yang berasal dari sekolah dan Perguruan Tinggi di Sumsel telah beberapa kali mendatangi INASOC Sumsel.

"Kami sudah datang berkali-kali ke INASOC dan Gubernur Sumsel, tetapi selalu tidak ada jawaban, hanya janji kosong yang kami terima" ujar Rahmad salah seorang tenaga UPP, Selasa (27/12/2011) ketika ditemui di gedung KONI Sumsel jalan Jenderal Sudirman Palembang.

Menurut Rahmad, dirinya dengan ratusan petugas UPP lainnya akan tetap menuntut hak sampai ada kejelasan dari INASOC tentang pembayaran honor.

"Kami sudah bekerja siang malam, untuk menyukseskan SEA Games. Padahal SEA Games sudah lama selesai, tetapi kenyataannya sampai sekarang belum juga dibayar," katanya.

Permasalahan tidak hanya tentang waktu pembayaran, besarnya honor yang akan diterima pun ada perbedaan antara janji di awal pelaksanaan SEA Games dengan realisasi pembayaran ketika pesta olahraga negara Asia Tenggara ini sudah selesai.

"Janji INASOC dulu saat rekruitmen petugas adalah sebesar 200 ribu dikalikan 13 hari kerja. Kami sudah menerima Rp 800 ribu dan Rp 500 ribu. Tetapi itu belum cukup karena masih ada kekurangan sekitar 13 hari lagi," tegasnya

Sementara Harun Alrasyid, Sekretaris Umum KONI Sumsel mengatakan bahwa berdasarkan kontrak dengan pihak ketiga, tenaga UPP hanya berhak menerima honor Rp120 ribu per hari.

"Jadi honor tenaga UPP bukan 200 ribu seperti yang dituntut mereka. Apalagi sebagian besar tenaga UPP tidak terdaftar di Inasoc Sumsel," jelas Harun.

Dengan membengkaknya petugas UPP yang tidak terdaftar, dikatakan Harun, hal ini mengakibatkan INASOC Sumsel kekurangan dana karena tidak ada pos anggaran untuk membayar honor bagi UPP.

"Namun untuk mencari solusi permasalahan ini, Muddai Madang selaku ketua KONI Sumsel akan mengeluarkan dana pribadi sebesar Rp 110 juta guna membayar sisa honor secepatnya," tandas Harun.

Sony Tersingkir dari Pelatnas

JAKARTA – PB PBSI menetapkan komposisi baru pada pelatnas musim kompetisi 2012. Status tunggal putra Sony Dwi Kuncoro akan digantikan amunisi lain. Perubahan komposisi amunisi pelatnas 2012 digulirkan cabang olahraga (cabor) bulu tangkis.

Status promosi dan degradasi berlaku bagi beberapa nama.PBSI mengklaim saat ini tidak lagi memberikan jaminan tiket pelatnas milik Sony. Kabid Binpres PB PBSI Hadi Nasri mengatakan, posisi Sony rencananya akan digantikan pemain lain yang kemungkinan adalah Tommy Sugiarto.

”Status promosi degradasi tetap dijalankan. Pergeseran pemain tetap pada.Tampaknya,Sony akan keluar dan posisinya diganti pemain lain,” ungkap Hadi, Rabu 28 Desember 2011.

Sony sebelumnya gagal menunjukkan performa bagus dalam beberapa turnamen karena masalah problem nonteknis seperti cedera.Performa negatif Sony musim ini ditutup kekalahannya pada fase pembuka Sunrise Syed Modi Memorial India Open Grand Prix Gold 2011. Padahal,peringkat dunia Sony berada 45 setrip di atas Prannoy. Imbas kegagalan itu,Sony gagal mereposisi status dunianya.

Peringkatnya justru turun satu setrip ke urutan 65 dunia. Hadi menambahkan,posisi Sony rencananya akan digantikan Tommy yang performanya cukup stabil sepanjang musim 2011.Tommy sebelumnya sempat meraih medali emas Taiwan Open 2011 setelah menang 21-15,15-21,21-17 atas Tanongsak Saensomboonsuk (Thailand). ”Rencananya, Tommy akan masuk karena agak stabil.Tapi,kami harus menunggu pemainnya itu mau atau tidak masuk pelatnas,”lanjut Hadi.

Menjalani persaingan penutup pada Sunrise Syed Modi Memorial India Open Grand Prix Gold,Tommy sebenarnya gagal menembus perempat final.Dia yang berstatus unggulan keempat menyerah 17- 21,17-21 kepada Sourabh Varma (India). Meski tersingkir,status dunianya justru naik satu peringkat ke setrip 17 di bawah Marc Zwiebler (Jerman) dan Jan O Jorgensen (Denmark).

Mereka bertiga menggusur posisi Boonsak Ponsana yang turun tiga setrip ke urutan 18 dunia. PBSI saat ini menetapkan kuota pelatnas 2012 maksimal hanya 68 pebulu tangkis putra/putri.Jumlah tersebut harus disesuaikan dengan anggaran.

Pada musim 2012,PBSI mengalami kenaikan anggaran maksimal 75% atau maksimal Rp30 miliar dari musim 2011.Selain turnamen,mereka harus menjalani persiapan Olimpiade dan Piala Thomas/Uber 2012.
(Koran SINDO//fit)

Buat header dengan LINK dan bisa di klik

Mau sekedar share nih Gimana cara membuat header yang bisa di klik
Berikut adalah cobtohnya

contoh bisa kita lihat di atas... disitu adat twitter, Facebook, RSS, Blog yang di jadikan gambar dan itu ada linknya kalo di KLIK

"yang perlu dipersiapkan?" 
Sebuah gambar yang mau dijadiin header
Adobe Dreamweaver

"langkah langkahnya?" 
 Buatlah sebuah gambar untuk header di blog kalian, (terserah mau pake potoshop atau pun pake Paint...hahaha
# 2012 masih aja pake paint
bila sudah ada gambar.. Buka aplikasi Dreamweaver

Pada Halaman depan bagian Create New pilih HTML setelah kita klik HTML maka keluar seperti gambar di bawah ini
Pada bagian Samping ada tulisan insert pilih IMAGES: IMAGE...


Nah setelah klik bagian IMAGES maka munculkanlah gambar yang mau dijadiin header
bila muncul kotak dialog seperti ini, maka di OK aja

 Lalu pilih Bagian design (di atas yang di antara code, Split, design...) Tepatnya disini maka akan terlihat





gambarnya seperti di bwah ini. 








Setelah itu mulai deh kita kasih link pada gambarnya...caranya KLIK yang di pojok kiri yang ada gambar buletan, petak, poly gitu...tepatnya kyk gini...

yang gw kasih kotak merah itu yang kudu lu pilih...terserah mau yang petak, buletan, ato yang poly...karena ketiga nya sama2 berperan memberi bagian header yang mau di kasih link...anggap lu udah milih yang petak aja...maka lu arahkan ke bagian mana yang lu mau kasih link...lihat contoh di bawah ini...
Kemudian file itu di save dan akan menjadi (mozila file)

"Cara menaruh gambarnya ke blog?" 
pertama tama upload dulu gambar header lu ke imgur.com
kemudian buka file mozila lu dengan open with notepad

Selanjutnya Lu ubah kode dalam notepad ini yang bagian  <img src="header.png" menjadi <img src="alamat gambar yang lu upload tadi" contoh <img src="http://i.imgur.com/8BuEE.jpg"
kemudian lu copy semua data yang di notepad & lu copy ke gadget HTML/JAVASCRIPT...Paste deh kode yang di notepad tadi... :-)


 
dan taraaaaaa... jadilah header itu...

Delete this element to display blogger navbar